Cara mengundang jeda saat berbicara dengan orang lain
Mulailah dengan memberi jeda singkat sebelum menjawab; ini memberi waktu untuk menyusun kata tanpa terburu-buru. Jeda pendek juga memberi sinyal penghargaan terhadap apa yang baru saja didengar.
Gunakan pertanyaan terbuka yang memberi ruang pada lawan bicara untuk berpikir, lalu biarkan keheningan mengalir tanpa tergesa-gesa mengisi. Kadang-kadang keheningan adalah bagian penting dari komunikasi.
Saat berdiskusi, atur ritme pembicaraan dengan napas panjang dan nada suara yang tenang. Nada yang stabil membuat jeda terasa alami dan tidak canggung.
Jika percakapan intens, setujui jeda singkat bersama—misalnya, momen untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan. Persetujuan ini menciptakan rasa aman dan menghormati batas masing-masing.
Praktikkan jeda dalam rutinitas keluarga atau tim dengan cara kecil: jeda saat makan bersama, atau jeda lima menit sebelum rapat dimulai. Kebiasaan ini membangun kapasitas kolektif untuk mendengar.
Ingatkan diri bahwa jeda bukan tanda kelemahan melainkan cara untuk memberi ruang dan kualitas kepercayaan dalam komunikasi. Dengan latihan, jeda menjadi alat kecil yang memperkaya hubungan sehari-hari.
